Mengenal Konsep Happy Tummy Untuk Menjaga Kesehatan si Kecil

Mengenal Konsep Happy Tummy Untuk Menjaga Kesehatan si Kecil

Menjaga kesehatan si kecil adalah salah satu tugas utama dari orang tua. Pasalnya, kesehatan mereka akan sangat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan. Tentu, anak yang sehat akan memiliki pertumbuhan yang lebih maksimal. Hal inilah yang menjadi dasar pentingnya bagi orang tua untuk mengenal konsep happy tummy.

Pernah mendengar tentang konsep ini sebelumnya?

Bisa dikatakan bahwa happy tummy hanya merupakan salah satu konsep dari upaya menjaga kesehatan si kecil sejak dini demi memaksimalkan pertumbuhannya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang konsep happy tummy tersebut dan apa yang harus dilakukan oleh orang tua.

Penasaran? Simak ulasannya!

Sekilas Tentang Konsep Happy Tummy

Apa yang dimaksud dengan konsep happy tummy sebenarnya adalah mengetahui peran pencernaan dalam proses pertumbuhan si kecil. Sebagaimana diketahui bersama bahwa pencernaan yang sehat adalah faktor yang sangat mendasar dan berpengaruh pada kesehatan mereka.

Makna dari pencernaan sehat dalam konsep happy tummy adalah di mana si kecil memiliki kondisi usus yang bisa bekerja dengan maksimal untuk mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Selain itu, Anda perlu tahu bahwa peran usus tidak hanya menyerap nutrisi saja, melainkan juga berpengaruh pada kekebalan tubuh serta fungsi otak si kecil.

Apa yang Harus Dilakukan Oleh Orang Tua?

Sejalan dengan konsep happy tummy tersebut, tentu orang tua harus berusaha untuk menjaga sistem pencernaan si kecil dengan maksimal. Pasalnya, seiring kekebalan tubuh si kecil yang masih rentan dan belum kuat, tentu gangguan pada sistem pencernaan cenderung lebih mudah untuk muncul.

Memberikan makanan yang bergizi dan bernutrisi adalah hal mendasar yang harus dilakukan. Untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan, ibu harus memberikan ASI secara maksimal. Setelahnya, ketika memberikan MPASI, maka makanan pendamping yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka dan dipastikan memiliki gizi yang lengkap.

Tidak hanya perihal pemilihan sumber makanan untuk MPASI saja, orang tua tentu harus memperhatikan pola konsumsi. Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah si kecil mendapatkan MPASI dengan porsi terlalu banyak. Alasan yang umumnya digunakan adalah si kecil masih merasa lapar karena menangis.

Perlu diketahui bahwa ukuran lambung anak cenderung masih terbatas. Tentu, memberikan makanan berlebihan nantinya hanya akan berdampak pada kesehatan lambung yang terganggu.

Terkait pentingnya menjaga kesehatan pencernaan, Anda juga harus memahami bahwa ada hubungan antara pencernaan dengan metabolisme tubuh, emosi dan kondisi anak secara keseluruhan. Oleh karenanya, pencernaan yang sehat adalah awal dari si kecil yang riang gembira.

Beberapa hal di atas adalah apa yang perlu dipahami terkait konsep happy tummy. Terapkan konsep ini demi kesehatan tubuh si kecil yang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *