Manajemen Risiko Asuransi, Apakah Penting Dilakukan?

Risiko yang ada dalam asuransi berbeda dengan risiko asuransi yang ada pada tertanggung. Sehingga juga perlu menjalankan manajemen risiko asuransi dan seberapa penting hal ini dilakukan.

Pentingnya Manajemen Risiko Asuransi

Adanya risiko kegagalan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis juga harus dipikirkan. Hal yang menjadi penyebab salah satunya, yaitu ketidakcukupan proses seleksi risiko, penetapan premi dan kontribusi dari asuransi.

Untuk meminimalisir hal tersebut, maka perlu manajemen risiko asuransi. Tujuannya yaitu mengalihkan risiko dari perusahaan asuransi. Manajemen risiko ini pada dasarnya merupakan upaya untuk menghindari kerugian yang timbul dari asuransi.

Berikut beberapa kategori dalam risiko asuransi, antara lain:

Menghindari Risiko

Dalam hal menghindari risiko bisa Anda lihat pada risiko cacat kepada pekerjaan yang memiliki tingkat kecelakaan tinggi.

Mengendalikan Risiko

Untuk pengendalian risiko ini bertujuan untuk mencegah kerugian. Misalnya saja pada asuransi mobil all risk.

Menunda Risiko

Dalam hal menunda risiko, bisa Anda lihat saat tidak melakukan perbaikan rumah saat musim hujan.

Mengalihkan Risiko

Pengalihan risiko ini bisa Anda lihat pada saat perusahaan membayarkan sejumlah dana berdasarkan premi.

Perbedaan Manajemen Risiko dan Asuransi

Anda bisa melihat perbedaan mendasar yang ada pada manajemen risiko dengan asuransi. Meskipun keduanya berkaitan dengan penanggulangan risiko individu.

Manajemen Risiko

Perhatikan beberapa hal berikut yang berkaitan dengan manajemen risiko, antara lain:

  • Memiliki penekanan kepada menemukan dan menganalisis risiko.
  • Memberikan penilaian secara teknis dari penanggulangan risiko tertentu.
  • Melibatkan kerjasama dari individu dan sebuah perusahaan.
  • Keputusan untuk manajemen risiko mempengaruhi kebijakan perusahaan.

Asuransi

Sedangkan pada asuransi beberapa hal ini menunjukkan perbedaannya dengan manajemen risiko, yaitu:

  • Asuransi menekankan kepada upaya untuk menanggulangi dari sebuah risiko tertentu.
  • Selain itu, asuransi memiliki manfaat dalam pengalihan risiko.
  • Asuransi melibatkan beberapa orang dan kegiatannya lebih kecil daripada manajemen risiko.
  • Keputusan dari pihak asuransi memiliki dampak terbatas pada perusahaan. Hal ini berbeda dengan manajemen risiko.

Dari penjelasan tersebut, Anda bisa membedakan manajemen risiko asuransi dan asuransi itu sendiri. Manajemen risiko asuransi akan memberikan dampak yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *