
Tarawih adalah sholat sunah yang hukumnya muakad dan dilaksanakan setiap malam hari selama bulan Ramadhan, serta diutamakan dikerjakan secara berjamah. Agar bisa mengamalkan ibadah tarawih dengan sempurna, maka perlu diketahui tata cara sholat tarawih yang benar. Nah, untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut ini tentang tata cara sholat tarawih. Pada intinya, sholat tarawih lebih utama jika dikerjakan di masjid secara berjamaah. Tetapi, bagi mereka yang uzur, sholat tarawih tetap boleh dilakukan sendiri atau munfarid. Walaupun dikerjakan sendiri, pahala yang didapatkan tak akan berkurang meski salat tarawih di rumah.
Sebenarnya, tidak ada perbedaan antara tata cara sholat tarawih di rumah secara munfarid maupun dengan sholat tarawih di masjid secara berjamaah, baik dari segi bacaan maupun gerakannya.Perbedaan ada pada bacaan niat, yaitu niat mengerjakan sholat tarawih sendiri atau niat saat berjamaah. Sedangkan untuk jumlah rakaat sholat tarawih bisa 8 rakaat dengan 2 kali salam, atau 20 rakaat dengan 10 kali salam.
· Keutamaan Sholat Tarawih
Melansir NU Online, keutamaan salat tarawih ini dinilai tidak perlu diragukan lagi bahkan dianjurkan untuk dikerjakan selama Ramadan. Salah satu dalil dari pelaksanaan sholat Tarawih adalah berdasarkan sabda Rasulullah SAW. Berikut adalah sabdanya:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
“Barang siapa melakukan salat (tarawih) pada Ramadan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’ala) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).
Adapun keutamaannya adalah sebagai berikut:
1. Diampuni dosa
Dari banyaknya hadist yang menjelaskan keutamaan salat tarawih, salah satunya adalah menerangkan bahwa salat tersebut dapat mengampuni dosa. Seperti hadist berikut ini:
“Barang siapa melakukan sholat tarawih di bulan Ramadan dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘Alaih).
2. Mendapat pahala penuh
Keutamaan kedua pada sholat tarawih adalah mendapatkan pahala beribadah satu malam penuh, sebagaimana hadist Rasulullah SAW dalam riwayat at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan an-Nasa’i:
مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ، كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
Artinya:
“Barang siapa sholat tarawih bersama imam sampai selesai maka untuknya dicatat seperti beribadah semalam.”
Tata Cara Sholat Tarawih secara Munfarid/Sendiri
Berikut ini adalah tata cara sholat tarawih secara lengkap khususnya untuk Anda jika dikerjakan sendiri atau munfarid.
1. Membaca niat sholat tarawih untuk sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa an lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku berniat sholat tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”
2. Membaca niat ketika takbiratul ihram
3. Mengucap takbir sambil takbiratul ihram
4. Membaca surah Al-Fatihah, lalu dilanjut dengan surah Alquran
5. Rukuk
6. İktidal
7. Sujud pertama
8. Duduk di antara dua sujud
9. Sujud kedua
10. Duduk istirahat sebelum beranjak ke rakaat kedua
11. Bangkit dari duduk untuk mengerjakan rakaat kedua dengan urutan masih sama
12. Salam pada rakaat kedua
13. Di bagian akhir di tutup dengan beristigfar dan doa kamilin setelah salat tarawih
Sebagai tambahan informasi, di setiap salam saat salat tarawih hendaknya mengucap doa sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَاكَرِيْم
Allohumma innaka afuwwun kariim tukhibbul afwa fa’fuanni.
Artinya:
“Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku yang Maha Mulia.